3 Cara Tingkatkan Imunisasi pada Anak dan Bayi


Imunisasi merupakan salah satu cara untuk menjaga -anak dan dari risiko terkena tertentu, termasuk campak, polio, gondok, rubella, cacar air, hingga hepatitis B. Sayangnya, hanya 72% yang memiliki semua yang direkomendasikan, yang berarti satu dari empat anak kehilangan setidaknya satu. Bahkan yang lebih memprihatinkan, penelitian menunjukkan bahwa ada kelompok anak-anak yang tidak memperoleh imunisasi, dan di dalam kelompok-kelompok inilah yang sebenarnya dapat dicegah oleh vaksin, dapat tumbuh dan menyebar dengan cepat.

Imunisasi pada Anak - berita-sulsel.com

Imunisasi pada Anak – berita-sulsel.com

Vaksin menyelamatkan nyawa. Mereka telah secara dramatis menurunkan insiden banyak penyakit yang menyebabkan bahaya nyata dan bahkan kematian. Penyakit yang dulunya menakutkan sekarang menjadi hampir terlupakan. Tetapi, vaksin tidak berfungsi jika anak-anak tidak mendapatkannya. Berikut adalah tiga cara untuk membantu anak memperoleh lebih banyak imunisasi.

  • Pastikan bahwa semua anak memiliki akses ke perawatan . Bukan hanya keraguan vaksin yang menghalangi vaksinasi. Bagi banyak , ini lebih tentang tidak memiliki terdekat, atau tidak memiliki asuransi atau cara lain untuk membayar perawatan . Meskipun ada program yang membantu biaya vaksin, mereka tidak menanggung biaya kunjungan dokter dan perawatan anak lainnya yang biasanya datang bersamaan dengan vaksin. Akses dan cakupan perawatan penting untuk semua aspek anak.
  • Pastikan bahwa semua orang tua memiliki akses ke akurat tentang vaksin. Ada banyak desas-desus di luar sana, seperti vaksin yang menyebabkan autisme atau bahwa memberi jarak vaksin lebih baik untuk bayi. Dengan munculnya internet, semakin mudah yang salah tersebar, dan begitu para orang tua takut, itu bisa sulit untuk diurungkan. Ada banyak bukti ilmiah yang baik untuk menunjukkan bahwa vaksin efektif dan aman, dan kita perlu melakukan pekerjaan yang lebih baik untuk mendapatkan itu kepada orang tua. Jadi, kita perlu berpikir lebih kreatif tentang bagaimana memanfaatkan dan komunitas lain secara lebih baik untuk menyebarkan fakta, bukannya rumor.
  • Pastikan bahwa kita memahami kekhawatiran orang tua yang ragu-ragu akan vaksin. Penelitian tentang keraguan vaksin telah menunjukkan bahwa ada banyak alasan berbeda mengapa orang tua khawatir atau menolak vaksin. Sebagai contoh, sebuah penelitian menarik yang diterbitkan dalam Nature Human Behavior menggunakan teori fondasi moral untuk mengeksplorasi bagaimana orang tua membuat keputusan tentang vaksin, dan menemukan bahwa orang tua yang ragu-ragu, menempatkan nilai tinggi pada kebebasan pribadi dan kemurnian. Itu berarti bahwa argumen tentang menghindari bahaya (dengan vaksinasi terhadap penyakit berbahaya) atau keadilan (mengatakan itu tidak adil untuk menempatkan orang lain pada risiko dengan tidak memvaksinasi) sama tidak penting bagi mereka. Jika kita ingin sukses, kita perlu meluangkan waktu untuk memahami dan mengatasi semua alasan di balik keraguan tentang vaksin.
Penting:   Tahi Lalat Berisiko Kembangkan Melanoma?

Sumber http://sehat.link/3-cara-tingkatkan-imunisasi-pada-anak-dan-bayi.info

Terimakasih sudah Berkunjung Di website kami, JIka anda senang dengan artikel ini, jangan lupa vote ya :D, Oh ya kelanjutan artikel ada di bagian paling bawah.

Terima kasih sudah berkunjung Di website kami, Jika anda senang dengan artikel ini, jangan lupa vote ya :D, kelanjutan artikel ada di bagian paling bawah.

  • Anak Belajar Kosakata Melalui Konteks Anak Belajar Kosakata Melalui Konteks
    Memiliki anak bisa merupakan suatu anugerah, tetapi di sisi lain juga bisa menjadi sebuah tantangan. Sebagai orang tua, kita perlu mendidik anak-anak dalam berbagai hal, salah satunya mengenai kos...
  • Kapan Anak Butuh Operasi Tonsilektomi? Kapan Anak Butuh Operasi Tonsilektomi?
    Tonsillectomies, atau tonsilektomi , adalah salah satu operasi yang paling umum dilakukan pada anak-anak, meski keputusan untuk melakukan hal ini tidak boleh dianggap enteng. Pada tahun 1965, ada ...
  • Obesitas pada Anak, Bagaimana Cara Mengatasinya? Obesitas pada Anak, Bagaimana Cara Mengatasinya?
    Studi terbaru mengenai obesitas pada masa kanak-kanak baru saja dirilis, dan hasilnya tidak bagus. Sekitar 41,5 persen anak-anak usia 16 tahun sampai 19 tahun mengalami kelebihan berat badan pada ...
  • 4 Tips Cegah Pelecehan Seksual terhadap Anak 4 Tips Cegah Pelecehan Seksual terhadap Anak
    Kasus pelecehan seksual kini semakin marak dijumpai. Seringkali, pelaku adalah seseorang yang dikenal keluarga, seseorang yang mungkin mereka percayai. Sangat sering pula, korban tidak mengerti ba...

Bantu Like Fanspage Kami ya close[x]
Bantu Like Fanspage Kami ya Atau Tunggu 60 Detik