Dilecehkan di Media Sosial? Risiko Depresi Anda Berpotensi Naik


Pengalaman yang tidak menyenangkan ketiga beraktivitas di media sosial, termasuk di-bully, ternyata dapat membuat Anda merasa lebih dari sekadar anti-sosial, karena mungkin meningkatkan Anda untuk . Sementara, pertukaran aktivitas online yang positif ternyata hanya sedikit mengurangi risiko , demikian temuan studi yang diterbitkan 7 Juni 2018 di jurnal Depression and Anxiety.

Depresi - www.sehatfresh.com

Depresi – www.sehatfresh.com

“Kami tidak terkejut bahwa memiliki pengalaman negatif terkait dengan depresi,” kata penulis utama studi, Dr. Brian Primack, yang memimpin Pusat , Media, dan Universitas Pittsburgh. “Namun, kami terkejut dengan bagaimana ada hubungan yang sangat lemah, atau bahkan tidak ada sama sekali dalam beberapa model, antara memiliki pengalaman positif dan pengurangan depresi.”

Ia menambahkan, ada teori yang disebut ‘bias negatif’, yang menunjukkan bahwa hal-hal negatif yang kita temui di dunia seringkali lebih kuat daripada yang positif. Misalnya, Anda mungkin mengambil empat kelas yang berbeda di perguruan tinggi, dan Anda mungkin telah melakukannya dengan sangat baik dalam tiga dari mereka. Tetapi, kelas keempat yang Anda lakukan sangat buruk, yang membutuhkan hampir semua energi mental Anda.

Penting:   Anak dan Perangkat Mobile, Ini yang Harus Orang Tua Lakukan

“Namun, ada argumentasi mengapa dunia online mungkin secara khusus cenderung pada bias negatif. Ini karena dunia online cenderung penuh dengan kepalsuan,” sambungnya. “Orang-orang terpesona dengan semua ‘like’ dan semua ucapan selamat ulang tahun yang antusias. Tapi, ketika ada komentar yang marah atau negatif, itu cenderung menonjol.”

Dalam kasus ini, peneliti melakukan studi kepada 1.200 peserta di University of West Virginia pada tahun 2016. Sekitar dua pertiga adalah wanita, hampir tiga perempat berkulit putih dan sekitar setengahnya adalah lajang. Semuanya berusia antara 18 hingga 30 tahun, pada usia rata-rata 20 tahun. Penulis penelitian mengatakan sekitar 83 persen dari semua pengguna media sosial berada dalam rentang usia ini.

Penting:   Tips Simpel Latihan Terapi Meditasi Mindfulness untuk Kesehatan

Responden menunjukkan seberapa banyak pengalaman media sosial mereka cenderung positif dan seberapa negatif. Para peserta studi memutuskan sendiri apa yang merupakan pengalaman online yang baik atau buruk, tanpa instruksi dari tim peneliti. Para peneliti menemukan bahwa untuk setiap peningkatan 10 persen dalam pengalaman media sosial yang tidak menyenangkan, risiko mengembangkan depresi meningkat sebesar 20 persen. Sebaliknya, setiap kenaikan 10 persen dalam interaksi positif dikaitkan hanya dengan penurunan 4 persen dalam risiko depresi.

Tetapi, mungkin ada faktor ‘ayam dan telur’ yang bekerja di sini. Meskipun bisa jadi pengalaman media sosial negatif mengarah pada gejala yang lebih depresi, bisa juga bahwa pengguna yang depresi lebih mungkin memiliki pengalaman media sosial yang lebih negatif. Atau, mereka bisa cenderung melihat pengalaman online mereka lebih negatif, tambah penulis.

Penting:   Rekomendasi Terbaru Vaksinasi untuk Orang Dewasa

“Beberapa orang, dengan ciri-ciri kepribadian tertentu atau , mungkin cukup sensitif terhadap apa pun yang mereka anggap sebagai sedikit dan mungkin bereaksi berlebihan dalam hal bagaimana itu berdampak pada mereka atau dalam tanggapan mereka,” timpal Dr. Philip Muskin, seorang psikiatri di Columbia University Medical Center di New York City. “Respon seperti itu bisa menjadi psikoterapi bagi individu, termasuk orang yang depresi.”

Sumber https://sehat.link/dilecehkan-di-media-sosial-risiko-depresi-anda-berpotensi-naik.info

Terimakasih sudah Berkunjung Di website kami, JIka anda senang dengan artikel ini, jangan lupa vote ya :D, Oh ya kelanjutan artikel ada di bagian paling bawah.

Terima kasih sudah berkunjung Di website kami, Jika anda senang dengan artikel ini, jangan lupa vote ya :D, kelanjutan artikel ada di bagian paling bawah.

  • Ini Faktor Risiko untuk Penyakit Demensia Ini Faktor Risiko untuk Penyakit Demensia
    Jumlah orang di seluruh dunia dengan demensia mengejutkan, dan terus bertambah. Penyakit ‘perampasan’ pikiran dan ingatan ini hingga saat ini belum bisa disembuhkan. Tetapi, penelitian baru-ba...
  • Pedoman Screening Mammogram untuk Kanker Payudara Pedoman Screening Mammogram untuk Kanker Payudara
    Untuk saat ini, rekomendasi resmi tentang kapan dan seberapa sering seorang wanita harus melakukan screening mammogram, telah didasarkan pada faktor risiko (seperti usia, riwayat keluarga kanker p...
  • Dua Faktor Penyebab Hilangnya Memori Manusia Dua Faktor Penyebab Hilangnya Memori Manusia
    Terlepas dari faktor usia, sebagian dari Anda tidak mungkin memiliki ingatan yang tanpa cela. Orang yang bisa mengingat daftar angka yang sangat panjang atau mengingat hal-hal kecil dalam kehidupa...
  • Keracunan Gas Karbonmonoksida dan Tips Pencegahan Keracunan Gas Karbonmonoksida dan Tips Pencegahan
    Seperti halnya karbondioksida, karbonmonoksida ternyata juga memiliki dampak yang buruk terhadap kesehatan. Setiap tahun di AS, sekitar seribu orang dirawat di rumah sakit karena keracunan karbonm...
  • Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Sekunder Faktor yang Meningkatkan Risiko Kanker Sekunder
    Kanker merupakan salah satu penyakit paling mematikan di dunia dan ada beberapa faktor bisa membuat Anda lebih mungkin terkena kanker sekunder, dan beberapa di antaranya berada di bawah kendali An...

Bantu Like Fanspage Kami ya close[x]
Bantu Like Fanspage Kami ya Atau Tunggu 60 Detik