Makanan Fermentasi Alami Baik untuk Kesehatan Usus


Makanan yang difermentasi secara alami telah mendapatkan banyak perhatian dari para ahli kesehatan akhir-akhir ini karena disebutkan dapat membantu memperkuat microbiome usus Anda, sekitar 100 triliun bakteri dan mikroorganisme yang hidup di saluran Anda. Para mulai menghubungkan makhluk-makhluk kecil ini dengan segala macam kondisi kesehatan dari obesitas hingga neurodegenerative.

Makanan Fermentasi - food.detik.com

Makanan Fermentasi – food.detik.com

“Makanan fermentasi yang diawetkan menggunakan proses kuno dikatakan tidak hanya meningkatkan daya simpan makanan dan nilai gizi,” kata Dr. David S. Ludwig, seorang profesor nutrisi di Harvard School of Public Health. “Tetapi, juga dapat memberi Anda satu dosis probiotiksehat, yang merupakan mikroorganisme hidup yang sangat penting untuk pencernaan yang sehat.”

Makanan yang memberi probiotik bermanfaat bagi tubuh Anda adalah yang difermentasi menggunakan proses alami dan mengandung probiotik. Ini tidak hanya ditemukan pada yogurt dan seperti yogurt yang disebut kefir, tetapi juga dalam sayuran acar Korea yang disebut kimchi, sauerkraut, dan beberapa acar.

Namun, stoples acar yang dapat dibeli dari rak di supermarket terkadang diolah menggunakan cuka dan bukan proses fermentasi alami menggunakan organisme hidup, yang berarti mereka tidak mengandung probiotik. “Untuk memastikan makanan fermentasi yang Anda pilih memang mengandung probiotik, carilah kata-kata ‘yang difermentasi secara alami’ pada label, dan ketika Anda membuka wadah, cari tanda gelembung dalam cairan, yang menandakan bahwa ada organisme hidup,” sambung Dr. Ludwig.

Untuk memastikan makanan fermentasi yang baik untuk usus Anda, alangkah lebih baik jika Anda membuatnya sendiri. Salah satu resep dari buku ‘Always Delicious’ karya Dr. Ludwig dan Dawn Ludwig yang dapat dicoba adalah sayuran acar pedas. Acar pedas ini mengingatkan pada teknik kuliner Mediterania dan Amerika Latin yang dikenal sebagai escabeche.

Secara tradisional, sayuran yang lebih besar akan dimasak secara ringan sebelum pengawetan, tetapi Anda mungkin lebih suka menggunakan metode fermentasi cepat dan membiarkan sayuran sedikit garing sebagai gantinya. Untuk bahan-bahannya antara lain:

  • 2 gelas air yang disaring.
  • 1 hingga satu seperempat sendok makan laut.
  • 2 sendok makan cuka sari .
  • 1 jalapeño atau beberapa cabai kecil panas (atau secukupnya), diiris.
  • 1 wortel besar dipotong menjadi irisan 1/4 inci atau diagonal.
  • 1 hingga 2 cangkir kembang kol cincang atau kembang kol bunga kecil.
  • 3 batang kecil seledri (hanya menggunakan batang kecil dari ), potong sepanjang 1 inci.
  • 1 daun salam.
  • 1 daun kubis, dibilas.

Hangatkan air (tidak perlu mendidih). Masukkan garam laut sampai larut sepenuhnya. Sisihkan untuk mendinginkan (gunakan waktu ini untuk memotong sayuran). Tambahkan cuka sesaat sebelum menggunakan. Air asin dapat terlebih dulu dan disimpan dalam stoples kaca yang ditutup rapat untuk digunakan ketika acar sudah siap.

Taruh tabung pengalengan ukuran quart di wastafel dan isi dengan air mendidih untuk mensterilkan. Kosongkan botol dan masukkan sayuran dan daun salam ke dalam 1 hingga 2 inci dari atas tabung. Tuang air asin ke atas sayuran untuk mengisi tabung hingga 1 inci dari atas. Bilas daun kol di atas sayuran dan selipkan di tepinya untuk menahan sayuran di bawah cairan.

Setel stoples dan tutup dengan tutup fermentasi. Biarkan asinan selama tiga hingga lima hari, tergantung pada suhu dalam ruangan. Periksa rasanya setelah beberapa hari, menggunakan peralatan bersih. Sayuran akan lebih cepat menjadi acar di iklim hangat. Pastikan sayuran tetap dikemas di bawah tingkat cairan dan tambahkan air asin (2 sendok garam laut yang dilarutkan dalam 1 gelas air yang disaring hangat) sesuai kebutuhan.

Penting:   Penyebab Sulit Menurunkan Berat Badan Berlebih

Sumber http://sehat.link/makanan-fermentasi-alami-baik-untuk-kesehatan-usus.info

Terimakasih sudah Berkunjung Di website kami, JIka anda senang dengan artikel ini, jangan lupa vote ya :D, Oh ya kelanjutan artikel ada di bagian paling bawah.

Terima kasih sudah berkunjung Di website kami, Jika anda senang dengan artikel ini, jangan lupa vote ya :D, kelanjutan artikel ada di bagian paling bawah.

  • Pengering Tangan di Toilet Umum Sebarkan Bakteri? Pengering Tangan di Toilet Umum Sebarkan Bakteri?
    Jika Anda adalah tipe orang yang menghindari kamar mandi umum dengan segala cara, Anda mungkin orang yang tepat. Pasalnya, sebuah studi baru dari para peneliti di Universitas Connecticut dan Unive...

Bantu Like Fanspage Kami ya close[x]
Bantu Like Fanspage Kami ya Atau Tunggu 60 Detik